Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

26 Januari 2012

Cara Mudah Mengubah Nama Processor

Trik kali ini adalah cara mengubah nama processor komputer kita masing-masing, caranya mudah dan pastinya tidak memberi efek samping seperti ngantuk dan susah berkemih hehe...

Efeknya bisa dilihat seperti gambar di samping kiri, nama processornya bisa anda ganti sendiri dengan nama anda atau nama pacar, mantan pacar atau bahkan calon pacar anda hahahaa semuanya bisa asalkan anda bisa mengikuti intruksi (ciee intruksi) saya berikut ini:

31 Januari 2011

Trik Menyembunyikan File dengan Notepad

Trik Tips Menyembunyikan File Dengan Notepad

Silahkan Sobat MenCopy kode scripts di bawah ini, dan masukkan pada Notepad

@ECHO OFF
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Mau di Kunci ??(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Masukkan Y atau N
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Foldernya  Terkunci
goto End
:UNLOCK
echo Silahkan Masukkan Passwordnya..
set/p "pass=>"
if NOT %pass%== Password Sobat goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Selamat, Folder Sudah Terbuka
goto End
:FAIL
echo Password anda salah
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker Berhasil di Buat
goto End
:End

Setelah Sobat masukkan kode script di atas, ubah tulisan Password Sobat dengan kode Sobat sendiri, dan Save dengan nama folderlocker.bat. Pada Save as type pilih All Files dan klik Save.

Kemudian keluar dari Notepad, double klik folderlocker.bat maka akan muncul folder baru dengan nama Locker. Masukkan file atau data ke dalam folder Locker tersebut.

File sudah dimasukkan, selanjutnya menyembunyikan dan mengunci file. double klik kembali folderlocker.bat, maka akan muncul konfirmasi "
Mau di Kunci ??" ketikkan Y dan tekan Enter, maka file Sobat akan hilang (hidden/disembunyikan).

Untuk membukanya, Sobat tinggal buka folderlocker.bat kembali dan masukkan kode Sobat, dan File yang sobat sembunyikan akan muncul kembali.

Tips :
Agar lebih aman Sobat bisa mengatur pada Explorer, klik menu Tool >> Folder Option >> View. Tandai atau pilih "Do not show hidden file and folders" kemudian OK.

Untuk mengelabui, ubah extensions .bat menjadi .mp3, .doc, .xls, .ppt atau lain sebagainya. dan ubah kembali menjadi .bat jika ingin membukanya.


Baca juga Tips menyembunyikan file dalam gambar Di sini

slamat mencoba semoga berhasil

Tips dan Trik Mengatasi Komputer yang Sering Restart Sendiri

Tips dan Trik Mengatasi komputer anda yang sering Restart sendiri, okay mari kita kenali penyebabnya serta mempraktekkan solusinya...
Virus Komputer
1. Sistem Operasi Terinfeksi Virus
Penyebab : Hal ini dapat terjadi karena pertama virus masuk ke komputer melalui media lain seperti eksternal hardisk, memory card atau Flash Disk yang telah terjangkit virus. Dan kebetulan file yang berisi virus ternyata tanpa kebetulan dibuka sehingga virus menyebar ke dalam komputer. Yang kedua bisa jadi virus masuk lewat internet saat kita sedang browsing atau pun ketika mendownload, hingga file virus masuk ke komputer tanpa kita sadari. Kesalahan paling besar dari penyebab jenis ini adalah antivirus di komputer yang tidak ter-update. Lebih fatal lagi apabila pada komputer kamu tidak terinstall antivirus.

Solusi :
Langkah ini termasuk pertolongan pertama dilakukan apabila virus yang menjangkiti komputer kamu termasuk virus ringan. Sebelumnya kamu harus menyiapkan dulu aplikasi seperti antivirus seperti ANSAV, PCMAV, SMADAV dll. Disini sebagai contoh adalah Norman Malware Cleaner dari Norman. Saya pake karena tergolong mumpuni alias sakti mandraguna. Kamu bisa download langsung dari situs resminya Norman.com

Ingat janagan lupa update antivirus kamu !!

2. Hardware yang Bermasalah (tidak terpasang secara baik, sudah berumur atau terlalu panas)
Bila ternyata pada komputer kamu tidak menunjukkan adanya terjangkit virus, maka kemungkinan terdapat hardware yang mengalami permasalahan. Diantaranya akan dijelaskan dibawah :

Penyebab :

1. Pemasangan kipas processor maupun kipas ventilasi udara pada CPU yang kurang baik, sehingga suhu processor meningkat berlebihan.
2. Hardware yang sudah uzur (berumur) sehingga mengalami kemunduran kinerja seperti kerusakan yang tidak terlihat dan tidak disadari dari power supply. Hal ini biasanya terjadi karena power suppy tidak mampu memberikan supply ke komputer sebagaimana diperlukan, atau ketidakstabilan dalam men-supply power.
3. Pemasangan graphic card (VGA) yang kurang baik atau memang graphic card sudah tidak bekerja dengan normal karena sudah berumur.
4. Motherboard yang sudah mengalami kemunduran kinerja karena sudah berumur pula.

Solusi :

1. Untuk solusi permasalahan pertama, langkah awal adalah menginspeksi suhu komputer kamu. Gimana caranya? Biasanya suhu CPU dapat dilihat melalui BIOS saat komputer start. Tapi rasa-rasanya belum bisa memberikan penjelasan secara komplit berhubungan dengan restart sendirinya CPU. Mengapa? Karena suhu pada saat awal CPU bekerja bisa berbeda dibandingkan dengan telah berjalannya aplikasi. Biasanya suhu akan cenderung meningkat drastis apabila telah dijalankannya aplikasi-aplikasi yang dipanggil. Tapi apabila komputer kamu sudah restart sendiri sebelum tampilan desktop muncul pada layar monitor, waaahhh... udah parah tuh permasalahannya...poanass bangett.. Bisa bikin telur setengah matang tuh di dalamnya.


Catatan Khusus :
Bila mengalami permasalahan ini pada komputer yang baru saja diganti processor atau kipas dan heatsiknya, bisa jadi sumbernya berasal dari pemasangan yang kurang baik.
Tetapi apabila ini terjadi pada komputer yang tadinya biasa-biasa aja tapi muncul masalah restart sendiri, bisa jadi ini adalah awal dari penumpukan permasalahan dari processor dan/atau kipas processor itu sendiri.

Perbaikilah pemasangan heatsink dan kipas processor pada motherboard. Pada saat membuka jangan lupa bersihkan juga semua komponen CPU, kipas ventilasi dll. Debu-debu dan kotoran lain harus dihilangkan pada heatsink dan kipas. Pastikan saat memasang kembali heatsink, pertemuan permukaan heatsink dan processor harus sempurna yang sebelumnya harus diolesi pasta khusus buat heatsink. Pemasangan kaki-kaki pin heatsink ke motherboard harus sempurna. Untuk pasta heatsink, kamu bisa membeli pasta tersebut di toko-toko aksesoris komputer. Atau minta sedikit aja sama teman kalo ada. Jangan lupa kalo sudah dikembalikan yah?? Oiya, untuk pasta ini, oleskan secukupnya, jangan terlalu sedikit dan sebaliknya jangan berlebihan..

Setelah memastikan pemasangan processor, heatsink dan kipas secara baik dan sempurna, hidupkan komputer. Pantau kembali suhu lewat aplikasi tadi. Bila suhu tidak menujukkan peningkatan berlebihan, maka dipastikan permasalahan berasal dari pemasangan heatsink dan kipasnya yang kurang baik, kotor ataupun karena kurangnya pasta pada pertemuan permukaan processor - heatsink.

2. Power supply yang sudah bermasalah pada dalemannya juga bisa menyebabkan komputer restart. Untuk memastikannya coba ganti power supply dengan yang dipastikan kondisinya masih baik.

3. Untuk permasalahan ini coba cabut dan pasang kembali graphic card kemudian hidupkan kembali komputer dan tunggu hasilnya. Bila masih restart sendiri, coba ganti menggunakan graphic card yang lain yang dipastikan lebih baru atau kondisinya dipastikan normal.

4. Permasalahan terakhir ini sama seperti diatas tapi nampaknya mungkin lebih rumit. Coba bersihkan motherboard dengan kompressor hingga benar-benar bersih hingga slot-slotnya. Kemudian pasang kembali semua komponen dan hidupkan komputer. Namun, sepertinya apabila kasus permasalahan ada pada motherboard sudah parah apalagi bila motherboard sudah sangat berumur, kemungkinan besar akan sulit diatasi. Seandainya dapat hidup kembali dan tidak restart bisa-bisa di kemudian hari akan muncul masalah lain. Sebagai tambahan, salah satu indikasi motherboard yang bakal bermasalah selalu restart ketika digunakan yaitu komponen Elco (electrolit condensator) yang berbentuk silinder tampak cembung pada permukaannya.

Perhatian : Untuk menangani permasalahan ini, bagi kamu yang masih awam atau pemula sebaiknya meminta bantuan teman yang sudah lebih berpengalaman bila ingin mengikuti petunjuk-petunjuk pada artikel ini. Dengan tidak mengurangi kesahihan dan kegunaan dari artikel ini, sangat diajurkan untuk melengkapi dari referensi lain sebagai pelengkap mengatasi permasalahan yang ada. Semoga berhasil !!! 

Tips Meningkatkan Kecepatan Komputer

Ok kali ini saya memposting sebuah artikel tentang Penyebab dan Trik Mengatasi Komputer Lelet, langsung saja..
tips dan trik komputer
Hardware :

1. Processor yang terlalu panas - Prosessor yang terlalu panas biasanya karena kurang mendapat pendinginan yang baik sehingga dapat menyebabkan lambatnya kinerja system.

Solusi :
Kebersihan bagian hardware perlu mendapatkan perhatian khusus. Lakukan pembersihan secara berkala pada bagian dalam komputer dari debu, kotoran dll. Bersihkan dengan kuas yang tidak terlalu keras, bersihkan prosessor beserta kipas dan komponen lain. Perhatiakan pula exhaust fan dan ventilasi agar tidak tertutup sehingga sirkulasi udara berjalan baik, tambahkan Fan (kipas) pada bagian casing untuk memeberikan udara yang lebih bayak ke dalam CPU,

2. Memory (RAM) dan Harddisk yang karena kapasistasnya terlampau kecil sehingga tidak mampu mendukung performa system, Memory sangat mempengaruhi kinerja system komputer secara keseluruhan. Lambatnya komputer saat membuka dan menjalankan beberapa program pada saat bersamaan merupakan salah satu indikator memory yang kurang, atau karena ruang penyimpanan pada Harddisk yang sudah hampir penuh

Solusi :
Tambahkan/upgrade memory dan Harddisk menjadi lebih besar sehingga akan meningkatkan kecepatan komputer, Hapus atau pindahkan ke CD file-file yang diaanggap perlu untuk mengurangi beban Harddisk.

Dari sisi software :

1. Operating System (OS) dan Program terinstal tidak kompatibel dengan hardware - OS harus sesuai dengan kemampuan hardware, begitu pula program yang akan diinstal haruslah kompatibel dengan OS itu sendiri.
Solusi :
- OS harus sesuai dengan kemampuan hardware, begitu pula program yang akan diinstal haruslah kompatibe. Gunakanlah OS dengan versi yang sesuai dengan spesifikasi komputer. Sebagai contoh jangan menginstal Windows Vista pada pentium II.
- Bila mendownload aplikasi, terlebih dahulu perhatikan minimum system yang harus dimiliki komputer, seperti minimum processor, memory, kapasitas hard disk minimum yang harus tersedia, serta versi Windows yang kompatibel sebelum menginstalnya pada komputer anda.

2. Visual Effect yang mempengaruhi performa system – Visualisasi dan tampilan desktop Windows secara default memang menggunakan themes yang menarik dan membuat tampilan desktop menjadi lebih keren. Tapi tahukah kamu sebenarnya themes tersebut akan mempengaruhi kecepatan komputer?

Solusi :
Untuk membantu mempercepat kinerja system, disarankan untuk mensetting visualisasi tampilan secara minimum dan memilih Theme Classic.
Caranya :
- Klik kanan My Computer -- > Klik Properties --> Klik Advanced System Settings
Tampilan ketika di klik kanan My Computer + Properties pada Windows 7
- Akan muncul System Properties --> pilih tab Advanced (untuk windows XP, saat klik properties akan langsung masuk ke System Properties).
- Pada tab Advanced, klik tombol Setting pada bagian Performance.
- Akan muncul Performance Options, pilih tab Visual Effects, lanjutkan dengan klik Adjust for Best Performance --> OK.
- Untuk mengubah menjadi theme classic klik kanan pada bidang desktop Windows 7 kamu. Kemudian pilih Personalize. Dari daftar Theme yang tampil, di bagian Basic and High Contrast Themes, pilih theme Windows Classic.

3. Terlalu banyak aplikasi program yang ikut dipanggil pada saat startup sehingga akan memperlambat proses ketika menyalakan komputer pertama kali. - Hal ini disebabkan karena pada saat kita menginstal suatu program, tidak membaca dengan cermat proses instalasi, sehingga terbiasa meng-klik "Next". Sebenarnya pada step by step proses instalasi ditanyakan apakah program tersebut diikutkan pada saat startup atau tidak. Padahal belum tentu kita pasti memerlukannya setiap kali menggunakan komputer bukan?

Solusi :
Mendisable startup yang tidak perlu pada Startup System Configuration.

Caranya :
- Pada Start Menu Windows klik Run (atau tekan tombol icon Windows + R), ketikkan msconfig --> Enter.
- Cari tab Startup, hilangkan centang semua program yang tidak diinginkan saat startup, kecuali program antivirus.
- Klik Apply, Ok, restart komputer.

4. Drive tempat dimana Windows terinstal terlampau penuh - Akibatnya tidak cukup ruang pada hard disk untuk virtual memory sehingga komputer terasa lemot ketika menjalankan banyak aplikasi.

Solusi :
Drive tempat instalasi windows (misal drive C:/) harus disisakan minimal 12 % dari kapasitas hard drive. Simpanlah data-data pada hard disk selain drive C:/. Usahakan C:/ hanya untuk menginstall program-program.

Sistem operasi Windows menggunakan dua memori. Utamanya, Windows menggunakan RAM alias memori utama. Apabila memori utama telah habis dipakai, maka Windows akan membuat memori virtual yang diambil dari sisa kapasitas hard disk.


5. Terlalu banyak program terinstall sehingga total hardisk kepenuhan - Prioritaskan hanya menginstall program penting yang sering digunakan dan sebaiknya menyimpan data pada eksternal hard disk apabila kapasitas hard disk tidak memadai (berhubungan dengan point sebelumnya)

Solusi :
- Uninstall program yang tidak perlu.
- Nonaktifkan program bawaan windows yang tidak perlu dan tidak pernah digunakan karena program tersebut hanya akan memenuhi ruang hardisk. Caranya, masuk control panel, klik Add/Remove Windows Component. Cari program yang tidak perlu dan digunakan, misalnya game internet, MSN messenger, calculator, Internet Explorer (apabila lebih menyukai browser lain) dll.
- Hapus file sampah seperti temporary file, missing shortcut dan file-file pada recycle bin. Pastikan file yang memang tidak terpakai yang akan dihapus dari Recycle Bin. (untuk membersihkan file-file ini bisa menggunakan Tune Up Utilities, sudah pernah dituliskan disini).
- Bila ingin membuat agar komputer kamu dengan Office versi lama (Ms. Office 2003 dan sebelumnya) bisa membuka Office versi 2007 docx, pptx, xlsx, tapi hardisk kamu kebetulan menyisakan sedikit ruang tersedia, bisa menginstal converter dari microsoft. Artikelnya sudah pernah ditulis di blog ini beserta link downloadnya di sini.

6. Management file pada hard disk yang tidak teratur - Kebiasaan menempatkan file-file secara sembarangan dan proses hapus-tulis (copy sana-sini, pindah sana-sini) akan mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan.

Solusi :
Defragment drive hard disk secara berkala (minimal 3 bulan sekali) tergantung pada pemakaian, kebiasaan proses hapus tulis dan kegiatan instal-uninstall program pada komputer.

Disk Defragmenter adalah utility Windows yang mengkonsolidasikan file yang mengalami fragmentasi di dalam hard disk komputer sehingga masing-masing file tersebut menempati suatu space tunggal didalam hard disk. Dengan file yang tersimpan rapi ujung ke ujung tanpa mengalami fragmentasi, maka akan dipastikan bahwa proses pembacaan dan penulisan file menjadi lebih cepat.
Caranya :
Klik Start --> All Programs --> Accessories --> System Tools --> Disk Defragmenter.
Pada kotak dialog Disk Defragmenter, klik Drive yang ingin dilakukan Defragment dan klik tombol Analyze. Setelah disk dianalisa, maka kotak dialog muncul untuk mengkonfirmasikan bahwa kamu akan melakukan proses defragmentasi drive. Windows akan memberitahukan pada kita apakah drive perlu di defragment atau tidak. Biasanya akan memerlukan waktu yang lama, maka dari itu pilih saat kamu santai dan sedang tidak memerlukan menggunakan komputer untuk bekerja.

7. Terlalu banyak membuka program – Nah penyebab ini yang paling parah, kebanyakan pengguna masih melakukan hal ini tanpa menyadarinya. Memaksakan membuka aplikasi berlebihan padahal RAM pas-pasan serta kapasitas sisa ruang hardisk sangat sedikit jelas-jelas memperlambat system keseluruhan.

Solusi :
Matikan aplikasi yang kiranya tidak diperlukan atau sementara dapat ditunda. Misalnya mengalah pada diri sendiri untuk mematikan winamp ketika sedang menjalankan aplikasi yang membutuhkan memory besar seperti aplikasi grafis adalah tindakan bijaksana.

8. Komputer terjangkit virus - virus pada system sangat mempengaruhi kinerja system dan otomatis memperlambat system secara keselurahan.

Solusi : Instal antivirus adalah wajib hukumnya dan harus dipastikan antivirus selalu terupdate. Lebih baik mencegah daripada memberangus setelah virus menyebar. Carilah referensi mengenai antivirus yang ringan dan sesuai untuk spesifikasi komputer kamu.

9. Error pada program - biasanya terjadi pada program yang pada saat dijalankan, komputer tiba-tiba mati atau pada saat instalasi terdapat file-file corrupt.

Solusi : Repair atau install ulang program dapat mengatasi masalah ini.

Tips mengatasi komputer lambat untuk yang sering/selalu terhubung dengan koneksi internet :
Browsinglah secara efektif dengan membuka link pada Tab baru. Caranya klik kanan link yang akan dibrowse, kemudian klik Open in New Tab. Meskipun demikian jangan terlalu berlebihan browsing dengan membuka banyak tab, tutuplah tab yang telah selesai dibaca atau tak diperlukan lagi. Terlalu banyak membuka Jendela Browser pada waktu browsing dapat mengakibatkan komputer melambat.
Hapus temporary internet files secara berkala.
Matikan automatic update dari windows. (Update sewaktu-waktu secara manual pada saat waktu luang, akan tetapi bila Windows kamu adalah bajakan jangan melakukan update).
Matikan automatic update dari program yang memerlukan update. Namun lakukan update secara manual, karena biar bagaimanapun update akan penting untuk penyempurnaan program dan mengatasi error. Apabila koneksi komputer kamu tidak stabil, lakukan update saat koneksi internet lancar. 

untuk koneksi internet dengan firefox dapat dilihat settingan untuk meningkatkan kecepatan pada artikel terdahulu Di sini atau trik menigkatkan kecepatan Download dengan IDM settingannya Di sini

semoga berhasil...

06 Januari 2011

Trik Menyembunyikan File Rahasia di Dalam Gambar

Beberapa Waktu yang lalu 'Bal bertamu di blognya tetangga, bal dapat info katanya "Ada banyak cara untuk menyembunyikan file pribadi/rahasia di komputer publik" katenye kita bisa meletakkan file tersebut di dalam sebuah gambar baik dengan ekstensi jpg, png dan sebagainya sehingga seolah-olah file tersebut adalah sebuah image/gambar, Hal ini tentu akan mengurangi resiko file Anda untuk ditemukan...wah mantap nih makanya ku copas sj biar ilmunya bisa sampai kepenjuru dunia..hehhe... Mantap Toh ??? epenkah ? oke nih dia trik supaya Anda bisa menyembunyikan file rahasia Anda di dalam sebuah gambar. lets go together..
 
Sebelumnya pastikan bahwa komputer anda telah terinstall WinRar.
Ok, Kita Mulai baca "Bismillah"..
Langkah 1 :
Kumpulkan file-file anda yang ingin di sembunyikan dan compress jadi satu dengan menggunakan Winrar. Misalkan beri nama filerahasia.rar

Langkah 2 :
Siapkan sebuah file gambar (.jpg). Misalkan beri nama gambar.jpg

Langkah 3 :
Letakkan kedua file tersebut ( File gambar.jpg dan filerahasia.rar )dalam sebuah directory yang sama. misalkan Drive c:

Langkah 4 :
Buka command prompt dan ketikkan :
c:\>copy /b gambar.jpg+filerahasia.rar hasil.jpg

Langkah 5 :
Setelah itu akan tercipta sebuah file baru dengan nama hasil.jpg. Coba anda buka file hasil.jpg. Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file gambar.jpg milik anda kecuali ukuran filenya yang bertambah besar. Anda tetap bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer anda. Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada sebuah file rahasia didalamnya.

Langkah 6 :
Bagaimana cara membuka file rahasia anda? Klik kanan pada file hasil.jpg lalu pilihlah [Open With] –> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK]. Anda akan bisa melihat file rahasia anda dan bisa mengextract seperti biasanya.

Trik Memblok Aplikasi

Memblok aplikasi (program) di komputer publik atau komputer yang biasa digunakan secara share (bersamaan) dilakukan oleh administrator agar user tidak bisa membuka dan menjalankan software macam-macam yang bisa merusak komputer dan jaringannya. Selain itu hal ini dilakukan untuk menjaga privasi setiap pengguna. Nah, untuk melakukan hal ini, bisa kita lakukan dengan mudah menggunakan program gratis portable AppAdmin.
AppAdmin merupakan program kecil, gratis (freeware) dan bersifat portable (tidak perlu install) yang sangat praktis untuk mem-blok aplikasi agar tidak dijalankan oleh oang lain. Hanya dengan beberapa detik saja aplikasi yang ditambahkan di dalam program ini tidak akan bisa dijalankan. Bagusnya, aplikasi ini tidak merubah file exe atau program yang akan di blok, sehingga tidak perlu khawatir jika file exe akan rusak.
Pastikan password yang kita gunakan mudah di ingat, karena jika kita lupa password-nya, kita harus mengirim email ke pembuat program ini untuk meminta software untuk mereset passwordnya
Cara Menggunakan AppAdmin
Pertama, download AppAdmin ( 319 KB). Setelah itu extract (buka) file zip dan tempatkan di folder tertentu, selanjutnya jalankan file Appadmin.exe
 
Kita dapat menambahkan program-program yang akan di blok melalui tombol + Block. Setelah itu beri tanda cek program yang akan di blok dan klik tombol Password untuk mengaktifkan proteksi. Satu Password untuk proteksi semua program didalamnya. Selanjutnya coba jalankan file yang sudah di proteksi, dan akan muncul pesan bahwa program tidak bisa dijalankan, seperti berikut :
 
Jika program masih bisa dijalankan, klik saja tombol Restart Explorer untuk merestart windows explorer sehingga proteksi aktif. Untuk menghilangkan proteksi, buka AppAdmin dengan memasukkan password yang sudah kita masukkan sebelumnya, kemudian pilih program dari daftar dan klik Unblock selected.
AppAdmin dapat berjalan di windows XP, Vista dan Windows 7.